- Posted on
- • kesehatan
MATA dan KATARAK
- Author
-
-
- User
- Parmi
- Posts by this author
- Posts by this author
-
Asal Usul dan Proses Terbentuknya Katarak
Katarak adalah kondisi ketika lensa mata yang seharusnya jernih menjadi keruh, menghalangi cahaya masuk ke retina dan menyebabkan penglihatan buram. Berikut proses terjadinya:
1. Penyebab Utama
- Penuaan (Katarak Senilis):
- 90% kasus katarak terjadi akibat proses penuaan alami.
- Seiring usia, protein dalam lensa mata menggumpal dan mengeras, mengurangi transparansi lensa.
- Perubahan Kimiawi:
- Oksidasi dan kerusakan protein lensa oleh radikal bebas.
- Penurunan antioksidan alami (seperti glutathione) yang melindungi lensa.
2. Faktor Risiko Lainnya
- Diabetes Mellitus:
- Kadar gula darah tinggi menyebabkan akumulasi sorbitol dalam lensa, menarik air dan memicu pembengkakan serta kekeruhan.
- Trauma Mata (Katarak Traumatik):
- Cedera fisik atau benturan pada mata dapat merusak struktur lensa.
- Paparan Sinar UV/Sinar-X:
- Radiasi ultraviolet (tanpa kacamata pelindung) mempercepat oksidasi protein lensa.
- Kongenital (Bawaan Lahir):
- Infeksi selama kehamilan (misalnya rubella) atau faktor genetik.
- Penggunaan Obat Tertentu:
- Steroid jangka panjang, diuretik, atau obat kemoterapi.
Gejala Katarak
Katarak berkembang perlahan, gejalanya meliputi:
1. Penglihatan Kabur atau Buram
- Seperti melihat melalui jendela berkabut.
2. Sensitif terhadap Cahaya (Fotofobia)
- Silau saat melihat lampu atau sinar matahari.
3. Warna Memudar
- Kontras warna berkurang, cenderung kekuningan atau kecokelatan.
4. Penglihatan Ganda pada Satu Mata
- Bayangan muncul di sekitar objek.
5. Perubahan Preskripsi Kacamata
- Sering mengganti kacamata karena penglihatan terus memburuk.
6. Kesulitan Melihat di Malam Hari
- Mengemudi malam hari menjadi berbahaya.
Progresivitas Katarak
Katarak tidak muncul tiba-tiba, tetapi melalui tahapan:
1. Katarak Insipient (Awal):
- Kekeruhan kecil, sering tanpa gejala.
2. Katarak Immatur:
- Penglihatan mulai terganggu, lensa membengkak.
3. Katarak Matu:
- Lensa seluruhnya keruh, penglihatan sangat buruk.
4. Katarak Hipermatur (Komplikasi):
- Lensa mencair dan bocor, berisiko sebabkan glaukoma atau peradangan.
Kapan Harus Operasi?
Operasi dianjurkan ketika:
- Katarak mengganggu aktivitas sehari-hari (membaca, menyetir).
- Menyebabkan komplikasi (seperti glaukoma sekunder).
- Tidak bisa dikoreksi dengan kacamata.
Pencegahan
- Gunakan kacamata UV protection.
- Kontrol gula darah (untuk penderita diabetes).
- Konsumsi makanan kaya antioksidan (vitamin C, E, lutein).
- Hindari merokok dan alkohol berlebihan.
Katarak tidak bisa disembuhkan dengan obat, tetapi operasi penggantian lensa sangat efektif dengan tingkat keberhasilan >95%. Jika mengalami gejala di atas, segera periksa ke dokter mata.