- Posted on
- • kesehatan
MATA PLUS MINUS
- Author
-
-
- User
- Parmi
- Posts by this author
- Posts by this author
-
Hasil penglihatan setelah operasi katarak pada seseorang yang sebelumnya memiliki mata plus (hipermetropi) +1 tergantung pada beberapa faktor, termasuk teknik operasi dan lensa intraokular (IOL) yang digunakan. Berikut penjelasannya:
1. Jika Operasi Hanya Mengangkat Katarak Tanpa Koreksi Refraksi
- Jika operasi hanya bertujuan mengangkat katarak dan tidak disertai koreksi refraksi (misalnya dengan implantasi lensa monofokal standar), maka mata mungkin masih membutuhkan kacamata untuk hipermetropi (+1) setelah operasi.
- Penglihatan bisa lebih jelas karena katarak hilang, tetapi tetap ada sisa kelainan refraksi (plus/minus).
2. Jika Operasi Dilengkapi Koreksi Refraksi
- Dengan teknologi modern, dokter dapat memilih lensa intraokular (IOL) khusus yang dirancang untuk mengoreksi hipermetropi. Contohnya:
- Lensa Monofokal Disesuaikan: Lensa ini bisa diatur untuk menghilangkan hipermetropi, sehingga mata menjadi emmetropia (normal).
- Lensa Multifokal/Toric: Jika ada astigmatisme atau keinginan bebas kacamata untuk jarak dekat-jauh, lensa ini bisa dipilih (tapi biasanya untuk kasus plus tinggi atau kondisi khusus).
- Jika koreksi tepat, mata bisa kembali tajam tanpa perlu kacamata untuk penglihatan jarak jauh, meskipun mungkin masih butuh baca untuk usia lanjut (presbiopi).
3. Faktor Tambahan
- Presbiopi: Jika pasien berusia >40 tahun, operasi katarak tidak menghilangkan presbiopi (membaca tetap butuh kacamata), kecuali pakai lensa multifokal.
- Akurasi Pengukuran: Kesalahan dalam perhitungan kekuatan lensa implant bisa menyisakan sedikit plus/minus.
- Kondisi Mata Lain: Jika ada masalah lain seperti kelainan kornea atau retina, ketajaman penglihatan mungkin tidak sempurna.
Kesimpulan
- Bisa normal/tajam tanpa plus jika:
- Lensa IOL dipilih khusus untuk mengoreksi +1.
- Tidak ada kelainan mata lain.
- Mungkin masih butuh kacamata jika:
- Lensa standar digunakan tanpa koreksi refraksi.
- Ada faktor lain seperti presbiopi atau astigmatisme.
Saran: Konsultasi detail dengan dokter mata untuk memilih jenis IOL yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Teknik seperti biometri canggih (misalnya dengan OCT atau IOL Master) bisa meningkatkan akurasi hasil.
Salam Sehat.