Parmi Notes Random short any article
Posted on
Notes

QURBAN (KURBAN?)

Author

Berikut penjelasan lengkap tentang asal-usul Qurban (Kurban), makna bahasa Arabnya, sejarah berdasarkan Al-Qur'an & Sunnah, serta informasi terkait pelaksanaan Sholat Idul Adha di Jakarta hari ini:


1. Arti Bahasa Arab "Qurban"

  • Kata Dasar: قَرُبَ (qaruba) = "mendekat"
  • Istilah: قُرْبَانٌ (qurbān) = "Pendekatan diri (kepada Allah)"
  • Makna Syar'i: Menyembelih hewan ternak pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah) sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Sejarah Qurban: Kisah Nabi Ibrahim AS & Ismail AS

Sumber Utama:
- Al-Qur'an Surah Ash-Saffat (37): 99-113
- Hadits Shahih (Riwayat Ahmad, Ibnu Majah)

Kronologi Peristiwa:

  1. Mimpi Nabi Ibrahim:

    • Allah memerintahkan Ibrahim menyembelih anak kesayangannya, Ismail (QS. Ash-Saffat: 102).
    • "Wahai anakku! Sungguh, aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu."
  2. Ujian Ketaatan:

    • Ismail menjawab: "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu!"
    • Keduanya berserah diri (QS. Ash-Saffat: 102).
  3. Penyembelihan & Mukjizat:

    • Saat Ibrahim hendak menyembelih, Allah menggantikan Ismail dengan domba besar (QS. Ash-Saffat: 107).
    • "Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar."
  4. Pelajaran:

    • Ujian keimanan tertinggi: mengutamakan perintah Allah di atas segalanya.
    • Qurban menjadi simbol ketaatan, pengorbanan, dan tauhid.

3. Hukum & Waktu Qurban

  • Hukum: Sunnah Muakkadah (sangat dianjurkan) bagi yang mampu (QS. Al-Kautsar: 2).
  • Waktu:
    • Sholat Idul Adha (10 Dzulhijjah) hingga terbenam matahari 13 Dzulhijjah.
    • Penyembelihan disunnahkan setelah sholat Id.

4. Sholat Idul Adha di Jakarta (16 Juni 2024)

Informasi Resmi:

  • Hari: Minggu, 16 Juni 2024 (10 Dzulhijjah 1445 H).
  • Waktu Sholat:
    • Pukul 06.15 WIB (menurut perhitungan Kemenag RI).
  • Tempat:
    • Masjid Istiqlal (Kapasitas 200.000 jamaah).
    • Lapangan Monas.
    • Masjid Agung Al-Azhar.
    • Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, TMII.

Tata Cara Sholat Id:

  1. 2 Rakaat (tanpa adzan & iqamah).
  2. Takbir 7x pada rakaat pertama, 5x pada rakaat kedua.
  3. Khutbah: Dilakukan setelah sholat (wajib didengarkan).

5. Ketentuan Hewan Qurban

Hewan Usia Minimal Syarat Kesehatan
Kambing/Domba 1 tahun (domba) / 2 tahun (kambing) Tidak cacat, gemuk, sehat
Sapi/Kerbau 2 tahun
Unta 5 tahun

6. Filosofi Qurban

  • Simbol Ketaatan: Mengikuti jejak Ibrahim-Ismail.
  • Kepedulian Sosial:
    • 1/3 untuk diri sendiri
    • 1/3 untuk hadiah
    • 1/3 untuk fakir miskin (QS. Al-Hajj: 28).
  • Penghapus Dosa: "Tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah pada Hari Qurban selain menyembelih hewan." (HR. Tirmidzi).

7. Sumber Referensi Terpercaya

  1. Al-Qur'an Digital: quran.com (Surah Ash-Saffat).
  2. Jadwal Sholat: Kemenag RI.
  3. Panduan Qurban:
    • Fatwa MUI No. 12 Tahun 2009.
    • Buku Fiqh Sunnah oleh Sayyid Sabiq.

Kesimpulan

Qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, tapi ibadah multidimensi yang memadukan:
- Ketaatan spiritual (meneladani Ibrahim),
- Solidaritas sosial (berbagi dengan dhuafa),
- Pendidikan karakter (mengalahkan egoisme).

"Daging dan darahnya tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang sampai kepada-Nya." (QS. Al-Hajj: 37).

Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H!
تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
(Taqabbalallahu minna wa minkum)


ℹ️ ** **

Berikut tata cara sholat Idul Fitri dan Idul Adha berdasarkan sunnah Nabi Muhammad ﷺ, dilengkapi dalil dan penjelasan praktis:


A. PERSIAPAN SEBELUM SHOLAT ID

  1. Mandi & Berhias

    • Sunnah mandi sebelum berangkat (seperti mandi Jumat).
    • Memakai pakaian terbaik & wewangian (HR. Bukhari).
  2. Makan Sebelum Sholat

    • Idul Fitri: Makan terlebih dahulu (biasanya kurma dalam jumlah ganjil).
    • Idul Adha: Tidak makan sampai setelah sholat dan penyembelihan qurban (HR. Bukhari).
  3. Berangkat ke Tempat Sholat

    • Dianjurkan jalan kaki (kecuali uzur).
    • Menempuh rute berbeda saat berangkat dan pulang (HR. Bukhari).

B. TATA CARA SHOLAT ID (2 RAKAAT)

Rakaat Pertama

  1. Takbiratul Ihram

    • Mengangkat tangan sambil membaca niat (dalam hati):
      "Ushalli sunnatan li ‘idil adha/fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adaan/imaman/makmuman lillahi ta‘ala."
  2. Takbir Tambahan

    • 7 kali takbir (selain takbiratul ihram).
    • Di antara takbir membaca:
      سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
      (Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar).
  3. Baca Surah Al-Fatihah & Surah Pendek

    • Nabi biasanya membaca:
      • Surah Al-A’la (QS. 87) atau Surah Qaf (QS. 50) (HR. Muslim).

Rakaat Kedua

  1. Takbir Tambahan

    • 5 kali takbir (sebelum baca Al-Fatihah).
    • Baca dzikir antar takbir (sama seperti rakaat pertama).
  2. Baca Surah Al-Fatihah & Surah Pendek

    • Nabi biasanya membaca:
      • Surah Al-Ghasyiyah (QS. 88) atau Surah Al-Qamar (QS. 54) (HR. Muslim).
  3. Ruku’, Sujud, hingga Salam

    • Gerakan sama seperti sholat biasa.

C. SETELAH SHOLAT: KHUTBAH ID

  • Hukum: Wajib didengarkan (makruh meninggalkan sebelum khutbah selesai).
  • Tata Cara:
    1. Khutbah dimulai dengan takbir 9 kali (HR. Baihaqi).
    2. Berisi nasihat tentang keutamaan Idul Adha/qurban, tauhid, dan solidaritas sosial.
    3. Dua khutbah (duduk di antara keduanya).

📌 Catatan Penting:
- Sholat Id tidak didahului adzan/iqamah.
- Jika luput sholat berjamaah, tidak ada qadha (bisa dilaksanakan sendiri tanpa takbir tambahan).


D. DALIL POKOK

  1. Jumlah Takbir:

    • Dari Aisyah RA: "Rasulullah ﷺ bertakbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua." (HR. Abu Dawud).
  2. Bacaan Surah:

    • Dari Nu’man bin Basyir: "Nabi membaca QS. Al-A’la dan QS. Al-Ghasyiyah pada sholat Id." (HR. Muslim).

E. PERBEDAAN PENDAPAT ULAMA

Mazhab Jumlah Takbir Posisi Tangan saat Takbir
Syafi’i 7 + 5 Diangkat setiap takbir
Hanafi 3 + 3 Tangan di bawah pusar
Maliki 7 + 5 Tidak diangkat setelah pertama
Hambali 7 + 5 Diangkat semua

F. SUNNAH-SUNNAH TAMBAHAN

  1. Banyak Bertakbir sejak malam Id hingga sholat dimulai.
  2. Saling Mengucapkan Selamat:
    تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
    (Taqabbalallahu minna wa minkum).
  3. Menunjukkan Sukacita dengan berbagi makanan dan silaturahmi.

G. VIDEO PANDUAN PRAKTIS


Kesimpulan

Sholat Id adalah ibadah yang menggabungkan kebersamaan, syiar Islam, dan ketakwaan. Dengan memahami tata caranya, kita menghidupkan sunnah Nabi dan memperkuat ukhuwah.

Selamat merayakan Idul Adha 1445 H!
🎉 "Semoga Allah menerima amal kami dan kalian."