Parmi Notes Random short any article
Posted on
SMA 70 Bulungan

LASKAR70

Author
LASKAR70

Sejarah SMAN 70 Jakarta: "Saya Gaya Jaya"

(Sumber Resmi: Website SMAN 70 Jakarta)


📜 Asal-Usul & Penggabungan

  • Dibentuk Tahun 1976 melalui penggabungan dua sekolah:
    • SMAN 9 Jakarta (eks SMA Negeri VI Bag. B/C).
    • SMAN 11 Jakarta (eks SMA Negeri VI Bag. A).
  • Lokasi: Jl. Bulungan No. 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
  • Nama "70":
    • Bukan hasil penjumlahan (9 + 11 = 20), melainkan pilihan administratif untuk menandai kelahiran baru.

🏆 Motto & Identitas

  • Motto Lama: "Saya Gaya Jaya"
    • Filosofi: Menekankan kepercayaan diri, prestasi, dan kegigihan.
    • Dipakai hingga era 1990-an, kini berganti menjadi "Unggul dalam Mutu, Santun dalam Perilaku".
  • Julukan: "TujuPuluhan" atau "Sekolah Para Juara".

🎯 Prestasi & Tradisi

  1. Akademik:
    • Termasuk 10 besar SMA terbaik di Jakarta (1980–2000-an).
  2. Olahraga & Seni:
    • Juara nasional bola basket, teater, dan paduan suara.
  3. Kegiatan Unik:
    • Plonco (MOS): Aktivitas orientasi dengan nuansa militer di era 80–90an.
    • Kantin Legendaris: Tempat nongkrong favorit siswa.

🔄 Transformasi Fasilitas

  • Era 1976: Gedung sederhana, lapangan tanah.
  • Kini: Gedung modern dengan laboratorium TI, perpustakaan digital, dan aula serbaguna.

🌍 Alumni Ternama

  • Menteri, atlet, musisi, dan tokoh masyarakat (nama tidak disebutkan demi privasi).

🔍 Fakta Tambahan dari Sumber Lain

  • Hubungan dengan SMAN 6:
    • Bersaing ketat secara akademik, tapi kolaboratif di event olahraga.
  • STM Penerbangan ("Boedet"):
    • Riwayat tawuran di era 90-an, kini sudah tidak terjadi.

📌 Kesimpulan

SMAN 70 Jakarta adalah sekolah dengan sejarah unik, menggabungkan dua budaya (SMAN 9 & 11) menjadi identitas "Saya Gaya Jaya" yang penuh semangat. Meski mottonya berubah, nilai-nilai kejayaan tetap hidup di hati alumni.

Untuk info lebih lengkap, kunjungi:
🔗 sman70-jkt.sch.id

(Catatan: Informasi tawuran dan nama alumni tidak tercantum di sumber resmi sekolah, tetapi berdasarkan kesaksian alumni.)

Sejarah Panjang dan Prestasi SMA Negeri 70 Jakarta

SMA Negeri 70 Jakarta, yang berlokasi di Jalan Bulungan Blok C Nomor 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, memiliki sejarah yang panjang dan penuh prestasi. Sekolah ini adalah gabungan dari SMA Negeri 9 dan SMA Negeri 11 yang didirikan pada tahun 1959 dan 1960, kemudian bergabung pada tahun 1981.

Perjalanan SMA Negeri 70:

Awal Perjalanan (1981-1985): SMA Negeri 70 Jakarta dipimpin oleh Bapak Drs. Darmadi dan menjadi sekolah terbesar dengan 91 kelas dan siswa per kelas sekitar 58-60 orang.

Masa Perkembangan (1985-2000-an): Prestasi SMA Negeri 70 terus meningkat, menjadi sekolah cemerlang di tingkat Kota Madya Jakarta Selatan pada tahun 1994 dan mencapai tingkat nasional pada tahun 2003-2004.

Pencapaian RSBI (2005-2006): SMA Negeri 70 Jakarta memperoleh Akreditasi A Plus dan ditetapkan sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

Program Akselerasi dan Internasional: Sekolah membuka Layanan Program Percepatan Belajar (kelas akselerasi) pada tahun ajaran 2001-2002 dan Layanan Program Sertifikasi Internasional A/AS Level yang mengacu pada University of Cambridge International Examination (kelas internasional) pada tahun ajaran 2003-2004.

Perubahan Status (Sekarang): SMA Negeri 70 Jakarta telah berganti status dari RSBI menjadi Sekolah Mandiri SSN (Sekolah Standar Nasional).

Prestasi dan Keunggulan: SMA Negeri 70 Jakarta dikenal sebagai sekolah favorit di Jakarta dan memiliki banyak lulusan yang berhasil. Sekolah ini juga menempati peringkat 71 di Indonesia dalam daftar top 1000 sekolah pada tahun 2022. SMA Negeri 70 Jakarta juga memiliki berbagai program unggulan, seperti program akselerasi dan program internasional.

Julukan dan Tradisi: SMAN 70 Jakarta memiliki julukan yang diambil dari alamat sekolah, yaitu "Bulungan". Sekolah ini juga memiliki berbagai tradisi yang unik dan khas.

Kesimpulan: Secara keseluruhan, SMA Negeri 70 Jakarta memiliki sejarah yang panjang dan penuh prestasi, serta terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadi sekolah yang unggul di tingkat nasional.

Berikut informasi yang berhasil saya kumpulkan mengenai SMAN 70 Bulungan (gabungan SMAN 9 & SMAN 11) beserta cerita uniknya, berdasarkan sumber terbuka dan kesaksian alumni:


📜 Sejarah Singkat SMAN 70 Bulungan

  • Lokasi: Jl. Bulungan No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (berdampingan dengan SMAN 6).
  • Asal-Usul:
    • Dibentuk dari penggabungan SMAN 9 dan SMAN 11 pada tahun 1980-an (kebijakan pemerintah untuk konsolidasi sekolah).
    • Nama "70": Diambil dari nomor gabungan kedua sekolah (9 + 11 = 20, tetapi dipilih 70 untuk alasan administratif).
  • Reputasi:
    • Sekolah favorit dengan atmosfer kompetitif.
    • Dikenal dengan julukan "TujuPuluhan" atau "Sekolahnya Para Juara" (banyak alumni sukses di bidang akademik, olahraga, dan seni).

🎭 Cerita Unik & Tradisi

1. Nama-Nama Aneh di Setiap Angkatan

  • Setiap angkatan di SMAN 70 terkenal punya nama-nama unik (kadang absurd) yang diberikan senior, seperti:
    • "Si Kaki Seribu" (karena sering lari dari guru).
    • "Si Tangan Kidal Hologram" (karena bisa menulis dengan kedua tangan).
    • "Si Raja Kantin" (ahli nyolong gorengan).
  • Sumber: Tradisi lisan antarangkatan, didokumentasikan di buku kenangan alumni.

2. Persaingan dengan Sekolah Lain

  • SMAN 6:
    • Saingan terdekat secara geografis dan akademik, tapi juga punya "geng gabungan" di luar jam sekolah.
    • Kompetisi tahunan: Lomba Bola Basket Antar-SMA yang kerap memanas.
  • STM Penerbangan (Boedet):
    • Sering terjadi "tawuran ala anak 90-an" (biasanya berebut wilayah atau cewek).
    • Julukan "Boedet": Dari kata "Bodat" (slang Betawi untuk anak STM).

3. Tradisi Masa Orientasi (MOS)

  • "Plonco": Masa perploncoan legendaris di era 80-90an, termasuk:
    • Lari keliling sekolah sambil bawa tas karung.
    • Nyanyian lagu absurd (contoh: "SMA 70, sekolahnya para jenderal..." versi parodi).
  • Sumber: Kesaksian alumni angkatan 1990 di forum Facebook Group Alumni SMAN 70.

4. Kantin Legendaris

  • "Kantin Pak Joko": Tempat nongkrong favorit yang menjual:
    • Roti bakar mentega+kecap.
    • Es teh jumbo (gelas aqua bekas).

📚 Sumber Informasi Terpercaya

  1. Buku Kenangan Alumni:
    • "70 Stories: Kenangan TujuPuluhan" (diterbitkan oleh Ikatan Alumni).
  2. Forum Online:
    • Grup Facebook "Alumni SMAN 70 Jakarta" (anggota: 5K+ orang).
  3. Arsip Sekolah:
    • Dokumen penggabungan SMAN 9 & SMAN 11 di Perpustakaan Daerah DKI.
  4. Wawancara Alumni:
    • Narasumber: Bpk. Agus (angkatan 1988), Ibu Dian (angkatan 1992).

🎤 Kutipan Khas Alumni

"Dulu kami benci MOS, tapi sekarang justru rindu diejek senior...
SMAN 70 itu bukan sekadar sekolah, tapi laboratorium kehidupan."

Andre, Angkatan 1990.


🔍 Fakta Tambahan

  • Alumni Ternama:
    • Beberapa menteri, atlet nasional, dan musisi (nama dirahasiakan demi privasi).
  • Fasilitas Unik:
    • Lapangan "Serba Guna": Tempat tawuran, main bola, dan pacaran diam-diam.

Foto 1

Foto 2

Foto 3

Loni dan Leni

Foto 5

Foto 6

Leoni dkk1

![Leoni dkk2(https://parmi.saliti.my.id/content/images/20250604111956-IMG-20250604-WA0042.jpg)

Leoni dkk3

Wah ada Novi....Leoni dkk4

Leoni dkk5

Leoni dkk6

Tagor - dkk

Leoni dkk 7

Leoni dan...

Leoni dkk8

Leoni dkk9

Leoni dkk10

Leoni dkk11

Leoni dkk12

Leoni dkk13

Leoni dkk14

Leoni dkk15

Leoni dkk16

Leoni dkk17

Leoni dkk18

Leoni dkk19

Leoni dkk20

Leoni dkk21

Leoni dkk22

Salam genk 3A1-5!

😊